Apakah CIF Cleaning
Minggu, 23 Juni 2013
Menilik Sejarah Awal Perseteruan Viking dan The Jack Mania
Custom HTML Atas
Quote:
Quote:



Quote:Perdebatan Banyak yang tidak tahu dan bertanya, bagaimana sebenarnya permusuhan Norse dengan the jack bermula. Mengapa timbul rasa benci dalam benak masing-masing dari mereka. Hingga kini, keduanya masih saja berseteru. Bahkan semakin meruncing. Penyebabnya sepele dan manusiawi, rasa iri. Iri hati dan sirik inilah yang membuat keduany...a bermusuhan. Rentang waktu 1985 hingga 1995 adalah masa keemasan Persib. Sementara Norse yang berdiri tahun 1993 begitu setia mendukung klub kebanggaan warga Jawa Barat itu. Dimanapun Persib bermain, disana pasti ada Viking. Termasuk jika bermain di Jakarta. Semua menjadi lautan biru. Inilah yang membuat anak muda ibukota iri. Selain kejayaan Persib kala itu, kesetiaan Norse membuat hati mereka panas. Saat itu muda-mudi betawi baru mampu membentuk kolompok kecil bernama Persija Fans Club. Walaupun begitu, kebesarkepalaan mereka sudah sangat menjadi. Hingga terjadilah insiden di stadion Menteng. Saat Persija menjamu Maung metropolis pada Liga state ke-2. Norse membirukan Ibukota dengan sekitar 9000 anggotanya. Sementara Persija Fans Club hanya berjumlah tak lebih dari 1000 orang. Rupanya bocah-bocah betawi itu tak rela kandangnya dikuasai admirer kota lain. Mereka paronomasia membuat ulah. Seakan lupa jumlah mereka tak lebih dari 10% anak-anak Bandung. Hingga akhirnya, mereka mendapatkan akibatnya. Dengan kuantitas yang hanya satu tribun VIP, lemparan batu diarahkan Norse pada lokasi mereka menonton. Dan itu dilakukan Norse di Jakarta. Hal yang tidak berani dilakukan bocah Djakarta di Dravidian Kembang. Quote:Singkat cerita, pada tahun 1997, muda-mudi ibukota ikut-ikutan membentuk perkumpulan supporter. Mereka menamakannya the jakmania. Kebodohan the jack terekspos keseluruh negeri ketika mereka tak berdaya menghadapi Norse dalam kuis Siapa Berani. Kuis yang menguji wawasan dan kemampuan berpikir. Itu merupakan edisi khusus kuis Siapa Berani, edisi admirer sepak bola. Menghadirkan Viking, the jak, Pasoepati (Solo), Aremania, dan ASI (Asosiasi Suporter Indonesia). Pemenangnya, Viking. Perwakilan Norse berhasil melewati babak incentive dan berhak atas uang tunai 10 juta rupiah. Seperti biasanya, rasa iri dari the jack muncul. Malu dikalahkan di kotanya sendiri, ketua the jack saat itu, Ferry Indra Syarif memukul Ali, seorang Viker yang menjadi pemenang kuis. Sungguh perbuatan yang tidak pantas dilakukan oleh seorang ketua. Ketuanya saja begitu, apalagi anak buahnya? Kejadian itu terjadi di kantin Indosiar, ketika dilangsungkannya acara pemberian hadiah. Kontan keributan sempat terjadi, namun berhasil diatasi. Kesirikan the jack tak sampai disitu. Mereka menghadang rombongan Norse dalam perjalanan pulang menuju Bandung, tepatnya di pintu tol Tomang. Anak-anak metropolis yang berjumlah 60 pongid pulang dengan menggunakan dua mobil Mitsubishi revolver milik Indosiar dan satu mobil Dalmas milik kepolisian. Ketiga mobil ini dihadang sebuah Carry abu-abu. Dua lolos, namun nahas bagi salah satu Mitsubishi revolver yang ditumpangi maternity anggota Viking. Mobil itu terperangkap gerombolan the jak. Kontan, mobil dirusak, Norse disiksa, dan uang maternity pendukung pangeran biru itu paronomasia dijarah. Termasuk handphone dan dompet mereka. Tercatat sembilan anggota Norse mengalami luka-luka. Tiga diantaranya terluka parah. Namun sayang, pihak kepolisian lamban dalam menyelesaikan kasus ini. Termasuk dalam menangkap the jack yang merampok dan menganiaya anggota Norse Persib Club. Quote:Hingga saat ini perseteruan kedua kelompok admirer itu masih terus berlanjut. Viking, yang memiliki anggota terbanyak di Indonesia, memiliki kreatifitas tinggi, terbukti dengan julukan ââ¬Å"Bandung kota mode, musik, dan senimanââ¬ï¿½ (bahkan the jack paronomasia belanja ke Bandung), dengan the jack yang memiliki denomination kota ibukota. Entah kapan ini berakhirâ⬦ Menarik sekali membahas pertemuan Persib dan Persija karena dua klub ini merupakan dua klub legendaris dan memiliki sejarah besar sejak zaman Perserikatan dulu. Aroma klasik dan dendam selalu mewarnai pertandingan ini. Mungkin tensi pertandingan ini setara dengan Inter vs Juventus di Serie-A atau metropolis vs Real Madrid di La Liga. Berbicara tentang klub, tentu tak lepas dari suporter. Ini yang cukup menarik. The Jak dan Norse sejak dulu selalu berseteru di dalam dan luar lapangan. Teror kepada pemain Persib dan Persija selalu terjadi setiap kedua tim itu bermain di metropolis ataupun Jakarta. Bentrokan antar kedua kubu acapkali terjadi. Bagaimana awal mula perseturuan kedua kubu itu berasal?? Ada beragam versi. Baca aja komen-komen di bawah. Saya juga bingung jadinya. Norse menyalahkan The Jak, The Jak menyalahkan Viking. Hmmm.. apakah hanya Norse musuh The Jak? Setelah saya ââ¬Å"berjalan-jalanââ¬ï¿½ di dunia maya ternyata bukan hanya Norse yang membenci The Jak. Bonek, La Viola, Persipura mania, kabomania, bahkan North Jak yang sekota dengan The Jak paronomasia sangat membenci suporter oranye itu.. Mungkin ini salah satu alas an viking membenci the jak?? Bisa dibilang musuh the jack sahabat viking, sahabta The Jak berarti musuhnya Viking. Ditambah lagi ada flick Romeo-Juliet yang kontroversial justru memperparah permusuhan The Jak dan Viking. Patutkah Kebencian Ini terus ada??? Rasanya memang susah menghapuskan luka dan dendam yang sudah ada. Memang permusuhan itu harus tetap ada tapi hanya sebatas di lapangan. Lihatlah Barcelonista dan Madridista, permusuhan mereka hanya di lapangan atau paronomasia sebatas di website, hanya saling ejek. Tak pernah ada bentrok fisik, suporter bisa datang ke Madrid atau Barcelona. Tak pernah ada bentrokan. Atau lihat antara Milanisti dan Interisti. Saat city tak lolos Liga Champions, Interisti sangat puas dan mengejek AC Milan. Saat musim ini city tanpa gelar, Interisti membentangkan spanduk city Merda (merda= ejekan bahasa Italia) dan juga Zero Tituli (nol gelar) untuk mengejek city bukan mengejek Milanisti. Tapi mereka tetap bisa hidup rukun dalam satu kota. Bahkan saat lid berlangsung jarang sekali sada bentrokan. Kedua suporter bisa menonton dengan tenang. Mengapa begitu? Karena di luar negeri berbeda dengan di sini. Di saana yang dibenci klubnya, kalo di sini yang dibenci suporternya. Interisti membenci AC city dan Juventus tapi tidak membenci Milanisti dan Juventini. Bisa diliat di FB paronomasia ada grup opposing Juventus dan antiMilan bukan opposing Milanisti ataupun opposing juventini. Kalo di kita yang dibenci lebih pada suporternya bukan pada klubya. Ada grup antiViking, opposing Jakmania. Bukan opposing Persija atau opposing Persib. Quote:HARAPAN UNTUK VIKING DAN THE JACK MANIA
Quote:KITA SEMUA SAMA
SUMBERPosted by
Apakah CIF Cleaning
Apakah CIF Cleaning
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar