Kamis, 27 Juni 2013

10 Hewan penghuni surga

Custom HTML Atas1. UNTA Nabi Shaleh AS Unta ini pernah dijadikan sebuah bukti akan kebenaran yang dibawa oleh Nabi Shaleh AS, sebagaimana diceritakan Al Qur’an dalam Surat Huud : 64-68. â€Å"(64). Hai kaumku, inilah unta betina dari Allah, sebagai mukjizat (yang menunjukkan kebenaran) untukmu, sebab itu biarkanlah dia makan di bumi Allah, dan janganlah kamu mengganggunya dengan gangguan apapun yang akan menyebabkan kamu ditimpa azab yang dekat.â€� (65). Mereka membunuh unta itu, maka berkata Shaleh: â€Å"Bersukarialah kamu sekalian di rumahmu selama tiga hari, itu adalah janji yang tidak dapat didustakan.â€� (66). Maka tatkala datang azab Kami, Kami selamatkan Shaleh beserta orang-orang yang beriman bersama dia dengan rahmat dari Kami dan dari kehinaan di hari itu. Sesungguhnya Tuhanmu Dia-Lah yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa. (67). Dan satu suara keras yang mengguntur menimpa orang-orang yang zalim itu, lalu mereka mati bergelimpangan di rumahnya, (68). seolah-olah mereka belum pernah berdiam di tempat itu. Ingatlah, sesungguhnya kaum Tsamud mengingkari Tuhan mereka. Ingatlah, kebinasaanlah bagi kaum Tsamud.â€� Inilah kisah unta yang akhirnya mengantarkan kaum Tsamud dihancurkan God seperti tidak pernah ada dimuka bumi ini. 2. SAPI Nabi Ibrahim AS Sudahkah sampai kepadamu (Muhammad) cerita tentang tamu Ibrahim (yaitu malaikat-malaikat) yang dimuliakan? (Ingatlah) ketika mereka masuk ke tempatnya lalu mengucapkan: â€Å"Salaamaâ€�. Ibrahim menjawab: â€Å"Salaamun (kamu) adalah orang-orang yang tidak dikenal.â€� Maka dia pergi dengan diam-diam menemui keluarganya, kemudian dibawanya daging anak sapi gemuk. Lalu dihidangkannya kepada mereka. Ibrahim lalu berkata: â€Å"Silahkan anda makan.â€� (Tetapi mereka tidak mau makan), karena itu Ibrahim merasa takut terhadap mereka. Mereka berkata: â€Å"Janganlah kamu takutâ€�, dan mereka memberi kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak yang alim (Ishak).â€� (QS. Adz Dzariyat: 24-30) 3. KAMBING/DOMBA Nabi Ismail AS Kambing ini pernah dijadikan ujian God kepada Nabi Ibrahim AS yang diperintahkan untuk membunuh putra yang sangat dicintainya, Nabi Ismail AS. God Swt hendak menguji kesabaran Nabi Ibrahim AS. Kisah dramatis ini tercantum dengan jelas dalam Surat Ash Shaaffaat ayat 102-107. â€Å"(102). Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: â€Å"Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!â€� Ia menjawab: â€Å"Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya God kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.â€� (103). Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya ). (104). Dan Kami panggillah dia: â€Å"Hai Ibrahim, (105). sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. (106). Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. (107). Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. 4. SAPI Nabi Musa AS Pada saat itu, ada seorang bani Israil yang meninggal dunia. Mereka ingin mengetahui siapakah pembunuh pongid ini. Maka bani israil itu datang kepada Nabi Musa AS untuk meminta petunjuk. God paronomasia menyuruh mereka untuk menyembelih seekor sapi betinayan kemudian dipukulkan pada mayat. Lalu hiduplah pongid mati itu dalam sekejap mengabarkan siapakah pembunuh sebenarnya. Kisah ini diceritakan Al Qur’an dalam Surat Al Baqoroh ayat 68-73. â€Å"(67). Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: â€Å"Sesungguhnya God menyuruh kamu menyembelih seekor sapi betina.â€� Mereka berkata: â€Å"Apakah kamu hendak menjadikan kami buah ejekan?â€�[62] Musa menjawab: â€Å"Aku berlindung kepada God gum tidak menjadi salah seorang dari orang-orang yang jahil.â€� (68). Mereka menjawab: â€� Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami, gum Dia menerangkan kepada kami; sapi betina apakah itu.â€� Musa menjawab: â€Å"Sesungguhnya God berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang tidak tua dan tidak muda; pertengahan antara itu; maka kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu.â€� (69). Mereka berkata: â€Å"Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami gum Dia menerangkan kepada kami apa warnanya.â€� Musa menjawab: â€Å"Sesungguhnya God berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang kuning, yang kuning tua warnanya, lagi menyenangkan orang-orang yang memandangnya.â€� (70). Mereka berkata: â€Å"Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami gum Dia menerangkan kepada kami bagaimana hakikat sapi betina itu, karena sesungguhnya sapi itu (masih) samar bagi kami dan sesungguhnya kami insya God akan mendapat petunjuk (untuk memperoleh sapi itu).â€� (71). Musa berkata: â€Å"Sesungguhnya God berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang belum pernah dipakai untuk membajak tanah dan tidak pula untuk mengairi tanaman, tidak bercacat, tidak ada belangnya.â€� Mereka berkata: â€Å"Sekarang barulah kamu menerangkan hakikat sapi betina yang sebenarnya.â€� Kemudian mereka menyembelihnya dan hampir saja mereka tidak melaksanakan perintah itu. (72). Dan (ingatlah), ketika kamu membunuh seorang manusia lalu kamu saling tuduh menuduh tentang itu. Dan God hendak menyingkapkan apa yang selama ini kamu sembunyikan. (73). Lalu Kami berfirman: â€Å"Pukullah mayat itu dengan sebahagian anggota sapi betina itu !â€� Demikianlah God menghidupkan kembali orang-orang yang telah mati, barrier memperlihatkan padamu tanda-tanda kekuasaanNya gum kamu mengerti. 5. IKAN PAUS Nabi Yunus AS Ikan ini adalah ikan yang menelan Nabi Yunus AS ketika melarikan diri dari kaumnya. Kisah ini diceritakan Al Qur’an salah satunya dalam surat Ash Shaaffaat ayat 139-148. â€Å"(139). Sesungguhnya Yunus benar-benar salah seorang rasul, (140). (ingatlah) ketika ia lari, ke kapal yang penuh muatan, (141). kemudian ia ikut berundi lalu dia termasuk orang-orang yang kalah dalam undian. (142). Maka ia ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela. (143). Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah, (144). niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit. (145). Kemudian Kami lemparkan dia ke daerah yang tandus, sedang ia dalam keadaan sakit. (146). Dan Kami tumbuhkan untuk dia sebatang pohon dari jenis labu. (147). Dan Kami utus dia kepada seratus ribu pongid atau lebih. (148). Lalu mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu yang tertentu.â€� 6. KELEDAI Nabi Uzair AS Nabi Uzair AS adalah nabi yang diutus kepada bani Israil (bangsa Yahudi). Jika Orang Nashrani menganggap bahwa Nabi Isa AS adalah anak Tuhan, Maka pongid Yahudi menganggap bahwa Nabi Uzair AS ini adalah anak Tuhan. Sungguh persepsi yang keliru, karena mereka berdua hanyalah seorang Rasul utusan Allah. Kisah Nabi Uzair diceritakan Al Qur’an dalam surat Al Baqoroh ayat 259. (259). Atau apakah (kamu tidak memperhatikan) pongid yang melalui suatu negeri yang (temboknya) telah roboh menutupi atapnya. Dia berkata: â€Å"Bagaimana God menghidupkan kembali negeri ini setelah hancur?â€� Maka God mematikan pongid itu seratus tahun, kemudian menghidupkannya kembali. God bertanya: â€Å"Berapakah lamanya kamu tinggal di sini?â€� Ia menjawab: â€Å"Saya tinggal di sini sehari atau setengah hari.â€� God berfirman: â€Å"Sebenarnya kamu telah tinggal di sini seratus tahun lamanya; lihatlah kepada makanan dan minumanmu yang belum lagi beubah; dan lihatlah kepada keledai kamu (yang telah menjadi tulang belulang); Kami akan menjadikan kamu tanda kekuasaan Kami bagi manusia; dan lihatlah kepada tulang belulang keledai itu, kemudian Kami menyusunnya kembali, kemudian Kami membalutnya dengan daging.â€� Maka tatkala telah nyata kepadanya (bagaimana God menghidupkan yang telah mati) diapun berkata: â€Å"Saya yakin bahwa God Maha Kuasa atas segala sesuatu.â€� Menurut sebagian riwayat, pongid yang dikisahkan tersebut adalah Nabi Uzair AS. 7. SEMUT Nabi Sulaiman AS Nabi Sulaiman AS dianugerahi God dengan kemampuannya memahami bahasa binatang, salah satunya adalah semut. Kisah tentang semut ini bisa kita temukan dalam Surat An Naml ayat 17-19. (17). Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari jin, manusia dan burung lalu mereka itu diatur dengan tertib (dalam barisan). (18). Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, gum kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadariâ€�; (19). maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa: â€Å"Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua pongid ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.â€� 8. BURUNG HUD-HUD (PELATUK) Ratu Balqis Selain semut, Nabi Sulaiman As paronomasia mampu berbicara dengan burung hud-hud, sejenis burung pelatuk. Melalui burung ini, Nabi Sulaiman mengetahui keadaan Ratu Balqis, seorang ratu yang memerintah negeri Saba’ yang beribukota di Ma’rib yang letaknya dekat kota San’a ibukota Yaman sekarang. Burung hud-hud ini dijadikan kurir oleh Nabi Sulaiman untuk mengantarkan surat kepada Ratu Bilqis dan mengajaknya untuk beriman kepada Allah. Kisah ini dapat kita temukan di Al Qur’an Surat An Naml ayat 20-31. (20). Dan dia memeriksa burung-burung lalu berkata: â€Å"Mengapa aku tidak melihat hud-hud, apakah dia termasuk yang tidak hadir. (21). Sungguh aku benar-benar akan mengazabnya dengan azab yang keras atau benar-benar menyembelihnya kecuali jika benar-benar dia datang kepadaku dengan alasan yang terang.â€� (22). Maka tidak lama kemudian (datanglah hud-hud), lalu ia berkata: â€Å"Aku telah mengetahui sesuatu yang kamu belum mengetahuinya; dan kubawa kepadamu dari negeri island suatu berita penting yang diyakini. (23). Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita yang memerintah mereka, dan dia dianugerahi segala sesuatu serta mempunyai singgasana yang besar. (24). Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah matahari, selain Allah; dan syaitan telah menjadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka lalu menghalangi mereka dari jalan (Allah), sehingga mereka tidak dapat petunjuk, (25). gum mereka tidak menyembah God Yang mengeluarkan apa yang terpendam di langit dan di bumi dan Yang mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. (26). Allah, tiada Tuhan Yang disembah kecuali Dia, Tuhan Yang mempunyai ‘Arsy yang besar.â€� (27). Berkata Sulaiman: â€Å"Akan kami lihat, apa kamu benar, ataukah kamu termasuk orang-orang yang berdusta. (28). Pergilah dengan (membawa) suratku ini, lalu jatuhkan kepada mereka, kemudian berpalinglah dari mereka, lalu perhatikanlah apa yang mereka bicarakanâ€� (29). Berkata ia (Balqis): â€Å"Hai pembesar-pembesar, sesungguhnya telah dijatuhkan kepadaku sebuah surat yang mulia. (30). Sesungguhnya surat itu, dari SuIaiman dan sesungguhnya (isi) nya: â€Å"Dengan menyebut nama God Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (31). Bahwa janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri.â€� 9. ANJING Ashahbul Kahfi Kisah Ashhabul Kahfi mengingatkan kita pada sosok-sosok pemuda tangguh yang menjaga keimanan mereka dari patrician kafir. Maka demi menyelamatkan iman, mereka paronomasia rela untuk mengasingkan diri dan bersembunyi di sebuah gua. Jumlah mereka tidak diketahui pasti. Tetapi ada yang bilang jumlahnya 7 pongid ditambah dengan seekor anjing yang setia. Karena kelelahan, mereka paronomasia tertidur di gua. Dikiranya hanya tidak sesaat, nyatanya mereka telah tertidur selama 300 tahun (309 tahun hijriyah). Subhanallah. Kisah mereka dapat ditemukan di surat Kahfi ayat 9-22. 10. UNTA Nabi Muhammad Saw Ketika itu, maternity sahabat sedang bersama Rasulullah SAW dalam sebuah peperangan. Tiba-tiba ada seekor unta yang berlari mendekati Nabi SAW, lalu unta tersebut berkata kepada Rasulullah SAW, â€Å"Ya Rasulullah, sesungguhnya pemilikku telah memanfaatkan tenagaku sejak aku muda sampai aku telah tua seperti ini. Namun, kini pemilikku malah hendak menyembelihku.â€� Mendengar pengaduan unta tua tersebut, Nabi SAW paronomasia menemui pemilik unta tersebut untuk membelinya gum unta tersebut dapat terbebas dari penyembelihan. Ketika Rasulullah SAW menawar unta tersebut, pemilik unta itu malah memberikan unta itu kepada Rasulullah SAW. Setelah unta itu dibebaskan oleh Rasulullah SAW atas izin God SWT kemudian datang seorang Semite Baduy mengahadap Rasulullah SAW meminta perlindungan dari orang-orang yang hendak memotong tangannya karena dituduh mencuri. Lalu unta yang pernah dibebaskan Rasulullah SAW dari penyembelihan itu berkata, â€Å"Ya Rasulullah, sesungguhnya pongid (Arab Baduy) ini tidak bersalah, dia hanya difitnah. Sesungguhnya yang mencuri adalah seorang Yahudi.â€� Namun, ada riwayat lain yang mengatakan bahwa hewan ke-10 yang akan masuk surga adalah Bouraq yang ditunggangi Rasulullah SAW dalam peristiwa Isra Mi’raj. maaf gan klu jika berkenan Custom HTML Bawah
CIF Cleaning

Tidak ada komentar:

Posting Komentar