CIF Pembersih
Senin, 26 Agustus 2013
Bahayanya makan daging Anjing
Custom HTML AtasQuote:
Cacing-cacing Pita disela-sela daging anjing
Setiap yang God perintahkan atau larang pasti terdapat hikmah atasnya. Jika God mengharamkan sesuatu pasti terdapat keburukan di dalamnya, jika God menghalalkan sesuatu pasti ada kebaikan di dalamnya untuk kelangsungan hidup manusia di bumi ini. Kali ini, kita akan membahas mengapa daging anjing diharamkan? adakah sebab ilmiah yang dapat kita ketahui? Berikut penjelasannya. Prof. Thabârah dalam kitab Rûh ad-Dîn al-Islâmi menyatakan, ââ¬Å"Di antara hukum Mohammedanism bagi perlindungan badan adalah penetapan najisnya anjing. Ini adalah muââ¬â¢jizat ilmiyah yang dimiliki Mohammedanism yang mendahului kedokteran modern. Kedokteran recent menetapkan bahwa anjing menyebarkan banyak penyakit kepada manusia, karena anjing mengandung cacing flatbread yang menularkannya kepada manusia dan menjadi sebab manusia terjangkit penyakit yang berbahaya, bisa sampai mematikan. Sudah ditetapkan bahwa seluruh anjing tidak lepas dari cacing flatbread sehingga wajib menjauhkannya dari semua yang berhubungan dengan makanan dan minuman manusia. [Taudhîhul-Ahkam, Syaikh calif Bassâm, 1/137]. Benarlah sabda Rasulullâh Shallallahu ââ¬Ëalaihi wa sallam: Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ââ¬Ëanhu, Rasulullâh Shallallahu ââ¬Ëalaihi wa sallam bersabda. Ø¥Ù�ذÙŽا ÙËÙŽÙâÙŽغÙŽ اÙâÙâÙÆ'ÙŽÙâÙâØ¨Ù� Ù�Ù�ÙŠإÙ�Ùâ ÙŽاءÙ� Ø£ÙŽØÙŽدÙ� ÙÆ'Ù�Ù⦠Ù�ÙŽÙâÙâÙÅ Ù�رÙ�ÙâÙâÙâ¡Ù� Ø«Ù�Ùâ¦ÙŽÙâ ÙâÙ�ÙÅ ÙŽغÙâØ³Ù�ÙâÙâÙâ¡Ù� سÙŽبÙâØ¹ÙŽ Ùâ¦Ù�رÙŽارÙ� Bila seekor anjing minum dari wadah milik kalian, maka tumpahkanlah, lalu cucilah 7 kali. [HR al-Bukhâri no 418, Islamic no. 422.] Dalam riwayat lain: Ø·ÙŽÙâ¡Ù�رÙËÙâØ±Ù� Ø¥Ù�Ùâ ÙŽاÙŽءÙ� Ø£ÙŽØÙŽدÙï¿½ÙÆ'Ù�Ùâ¦Ùâ Ø¥Ø°ÙŽا ÙËÙŽÙâÙŽغÙŽ Ù�Ù�ÙÅ ÙâÙâ¡Ù� اÙâÙâÙÆ'ÙŽÙâÙâØ¨Ù� Ø£ÙŽÙâ Ùâ ÙÅ ÙŽغÙâØ³Ù�ÙâÙŽÙâ¡Ù� سÙŽبÙâØ¹ÙŽ Ùâ¦ÙŽرÙŽÙâØ§ØªÙ� اÙ�ÙËÙâÙâØ§ÙŽÙâ¡Ù�Ùâ ÙŽÙâ Ø¨Ù�اÙâØªÙ�ÙâØ±ÙŽابÙ� Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ââ¬Ëanhu bahwa Rasulullâh Shallallahu ââ¬Ëalaihi wa sallam bersabda, ââ¬ï¿½ Sucinya bejana kalian yang dimasuki mulut anjing adalah dengan mencucinya 7 kali, salah satunya dengan tanahââ¬ï¿½ [HR Islamic no. 420 dan Ahmad 2/427] Ùâ¦ÙŽÙâ Ù� اÙâÙâØªÙŽÙâ ÙŽÙâ° ÙÆ'ÙŽÙâ¦Ø¨Ùâ¹Ø§ Ø¥Ù�ÙâØ§ÙŽÙâ ÙÆ'ÙŽÙâÙâØ¨ÙŽ Ùâ¦ÙŽا Ø´Ù�ÙÅ ÙŽةÙ� Ø£ÙŽÙËÙâ ÙÆ'ÙŽÙâÙâØ¨ÙŽ صÙŽÙÅ ÙâØ¯Ù� Ùâ ÙŽÙâÙŽصÙŽ Ùâ¦Ù�Ùâ Ùâ Ø¹ÙŽÙâ¦ÙŽÙâÙ�Ùâ¡Ù� ÙÆ'Ù�ÙâÙŽÙâ ÙÅ ÙŽÙËÙâÙâ¦Ù� ÙâÙ�ÙÅ ÙâØ±ÙŽاطÙ� Barangsiapa memelihara anjing selain anjing untuk menjaga binatang ternak dan anjing untuk berburu, maka amalannya berkurang setiap harinya sebanyak satu qirâth (satu qirâth adalah sebesar gunung Uhud).ââ¬ï¿½ [HR. Islamic no. 2941]. Juga sabda beliau Shallallahu ââ¬Ëalaihi wa sallam : Ø£ÙŽÙÅ Ù�ÙâÙâ¦ÙŽا Ø£ÙŽÙâ¡ÙâÙ� دÙŽارÙ� اتÙŽÙâØ®ÙŽذÙ�ÙËØ§ÙÆ'ÙŽÙâÙâØ¨Ù�ا Ø¥Ù�ÙâØ§ÙŽÙâ ÙÆ'ÙŽÙâÙâØ¨ Ùâ¦ÙŽا Ø´Ù�ÙÅ ÙŽةÙ� Ø£ÙŽÙËÙâ ÙÆ'ÙŽÙâØ¨ÙŽ صÙŽا ئÙ�دÙ� Ùâ ÙŽÙâÙŽصÙŽ Ùâ¦Ù�Ùâ Ùâ Ø¹ÙŽÙâ¦ÙŽÙâÙ�Ùâ¡Ù�Ùâ¦Ùâ ÙÆ'Ù�ÙâÙŽÙâ ÙÅ ÙŽÙËÙâÙâ¦Ù� ÙâÙ�ÙÅ ÙâØ±ÙŽاطÙŽاÙâ Ù� Penghuni rumah mana saja yang memelihara anjing selain anjing untuk menjaga binatang ternak atau anjing untuk berburu, maka amalannya berkurang setiap harinya sebanyak dua qirâth.[HR. Islamic no. 2945]. Demikian juga Rasulullâh Shallallahu ââ¬Ëalaihi wa sallam bersabda. Ùâ¦ÙŽÙâ Ùâ Ø£ÙŽÙâ¦ÙâØ³ÙÅ½ÙÆ'ÙŽ ÙÆ'ÙŽÙâÙâØ¨Ùâ¹Ø§ Ù�ÙŽإÙ�Ùâ ÙŽÙâÙâ¡Ù� ÙÅ ÙŽÙâ ÙâÙâÙ�صÙ� ÙÆ'Ù�ÙâÙŽÙâ ÙÅ ÙŽÙËÙâÙâ¦Ù� Ùâ¦Ù�Ùâ Ùâ Ø¹ÙŽÙâ¦ÙŽÙâÙ�Ùâ¡Ù� ÙâÙ�ÙÅ ÙâØ±ÙŽاطÙ� Ø¥Ù�ÙâØ§ÙŽÙâ ÙÆ'ÙŽÙâÙâØ¨ÙŽ ØÙŽرÙâØ«Ù� اÙŽÙËÙâ Ùâ¦ÙŽا Ø´Ù�ÙÅ ÙŽةÙ� Barangsiapa memelihara anjing, maka amalan shalehnya akan berkurang setiap harinya sebesar satu qirâth, selain anjing untuk menjaga tanaman atau hewan ternak. [HR Islamic no. 2949]. Dari Abu Masââ¬â¢Ã»d Radhiyallahu ââ¬Ëanhu beliau berkata: Ø£ÙŽÙâ ÙŽÙâ Ø±ÙŽسÙ�ÙË ÙâÙŽاÙâÙâÙŽÙâÙâ¡Ù� صÙŽÙâÙŽÙⰠاÙâÙâÙŽÙâÙâ¡Ù� عÙŽÙâÙŽÙÅ ÙâÙâ¡Ù� ÙËÙŽسÙŽÙâÙŽÙ⦠Ùâ ÙŽÙâ¡ÙŽÙⰠعÙŽÙâ Ùâ Ø«ÙŽÙâ¦ÙŽÙâ Ù� اÙâÙâÙÆ'ÙŽÙâÙâØ¨Ù� ÙËÙŽÙâ¦ÙŽÙâ¡ÙâØ±Ù� اÙâÙâØ¨ÙŽغÙ�ÙÅ Ù�Ùâ ÙËÙŽØÙ�ÙâÙËÙŽاÙâ Ù� اÙâÙâÙÆ'ÙŽا Ùâ¡Ù�Ùâ Ù� Rasulullâh Shallallahu ââ¬Ëalaihi wa sallam melarang hasil penjualan anjing, mahar (hasil) pelacur, dan upah dukun. [Diriwayatkan oleh Imam, Ahmad 4/118-119, 120, al-Bukhâri 7/28 dan Islamic no. 1567.] Hadits Abu Hurairah Radhiyallahu ââ¬Ëanhu yang berbunyi, bahwasanya Nabi Shallallahu ââ¬Ëalaihi wa sallam telah bersabda: ÙÆ'Ù�ÙâÙ�Ùâ Ø°Ù�ÙÅ Ùâ ÙŽابÙ� Ùâ¦Ù�Ùâ Ùâ Ø§ÙâØ³Ù�ÙâØ¨ÙŽاعÙ� Ù�ÙŽأÙÅ½ÙÆ'ÙâÙâÙ�Ùâ¡Ù� ØÙŽرÙŽاÙâ¦Ù� Semua yang memiliki gigi taring dari hewan buas maka memakannya haram. [HR Islamic 1933] Quote:
Meskipun demikian, bukan berarti apa yang God ciptakan adalah sia-sia atau tidak ada manfaatnya. Karena God menciptakan alam semesta ini dengan tujuan yang haq (benar), dan God hendak menguji dari hamba-hambaNya siapa yang terbaik perbuatannya, dan God menguji siapa yang benar-benar beriman dan siapa yang masih ragu-ragu. Lalu apa manfaat anjing? binatang yang satu ini dapat dimanfaatkan untuk menjaga hewan ternak atau juga bisa dijadikan hewan pemburu. Rasulullah shallallahu ââ¬Ëalaihi wa sallam bersabda: Ùâ¦ÙŽÙâ Ù� اÙâÙâØªÙŽÙâ ÙŽÙâ° ÙÆ'ÙŽÙâÙâØ¨Ùâ¹Ø§ Ø¥Ù�ÙâØ§ÙŽÙâ ÙÆ'ÙŽÙâÙâØ¨ÙŽ Ùâ¦ÙŽاشÙ�ÙÅ ÙŽةÙ� Ø£ÙŽÙËÙâ ÙÆ'ÙŽÙâÙâØ¨ÙŽ صÙŽÙÅ ÙâØ¯Ù� Ùâ ÙŽÙâÙŽصÙŽ Ùâ¦Ù�Ùâ Ùâ Ø¹ÙŽÙâ¦ÙŽÙâÙ�Ùâ¡Ù� ÙÆ'Ù�ÙâÙŽÙâ ÙÅ ÙŽÙËÙâÙâ¦Ù� ÙâÙ�ÙŠرÙŽاطÙÅ' ââ¬Å"Barangsiapa memelihara anjing selain anjing untuk menjaga binatang ternak dan anjing untuk berburu, maka amalannya berkurang setiap harinya sebanyak satu qiroth (satu qiroth adalah sebesar gunung uhud).ââ¬ï¿½ [HR. Muslim]. ââ¬ËAbdullah mengatakan bahwa Abu Hurairah juga mengatakan, ââ¬Å"Atau anjing untuk menjaga tanaman.ââ¬Å" Quote:
Jadi anjing dapat dimanfaatkan untuk menjaga binatang ternak dan khusus untuk berburu setelah dilatih terlebih dahulu. ââ¬ï¿½Jika kamu melepas anjingmu, maka sebutlah asmaââ¬â¢ God atasnya (Bissmillah), maka jika anjing itu menangkap untuk kamu dan kamu dapati dia masih hidup, maka sembelihlah.ââ¬ï¿½ [HR. Bukhari dan Muslim] Quote:Mohon bantu evaluate gan biar jadi HT
Custom HTML Bawah
CIF Pembersih
CIF Pembersih
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar